Kau Harus Berhenti Hidup di Masa Lalu

Posting Komentar

Mungkin kita pernah merasa terluka, kehilangan, diperlakukan tidak adil, dan penyesalan pada masa lalu yang kemudian memaikan peranan besar dalam membentuk siapa kita dan apa yang akan kita lakukan hari ini. 

Ketika kamu terus menerus ditarik ke masa lalu dan tidak dapat melepaskannya, tentu akan sulit untuk bahagia di masa sekarang walaupun ada keinginan untuk melanjutkan hidup dengan bahagia.

Berikut ini cara menggunakan masa lalu untuk dapat tumbuh menjadi dirimu yang lebih baik.

1. Ekspresikan Rasa Sakitmu

Ingin rasanya untuk mengekspresikan rasa sakit dan emosi kepada orang yang berperan dalam hal tersebut, namun tentu saja tidak selalu memungkinkan. Kamu bisa menulis surat yang tidak pernah terkirim, menulis jurnal ataupun cerita dengan orang yang dipercaya. Tapi yang harus diingat adalah tidak boleh menghukum diri sendiri, karena yang terpenting adalah kamu dapat bertanggung jawab atas peristiwa itu dan dapat belajar menjadi lebih bahagia di masa depan.

2. Fokus Pada Saat Ini

Mungkin lebih mudah di ucapkan daripada dilakukan, tapi memang harus dicoba karena tidak ada gunanya hidup dalam masa lalu. Lakukanlah hal yang kamu sukai, sibuk dengan hal yang bermanfaat dan menjadi prestasi adalah cara untuk mengurangi waktu untuk memikirkan masa lalu dan fokus pada masa depanmu yang penuh harapan.

3. Dapatkan Support

Mungkin sulit untukmu lepas dari masa lalu sendirian. Maka habiskan waktu bercerita dengan teman dan keluarga yang supportive agar dapat membantumu untuk move on. Jangan ragu konseling dan bertemu psikologi apabila trauma masa lalu sulit untuk di lalui.

4. Sambut Masa Depan

Terkadang kita berharap segala sesuatunya dapat kembali seperti semula dan tidak bisa membayangkan bahagia di masa depan, sehingga rasanya lebih baik terus menyesali masa lalu. Namun, kamu harus membiarkan diri untuk percaya pada kemungkinan masa depan yang bahagia. Mulailah dengan menetapkan tujuan konkret dan tulis mimpi - mimpimu, serta rencanakan action untuk mencapainya.

5. Memberi Sesama

Rasa sakit dari masa lalu mungkin telah mengoyak harga dirimu. Melakukan kegiatan sosial dengan membantu sesama dan menjadi sukarelawan dalam komunitas bisa membuat kepercayaan diri bangkit lagi karena kamu bisa melihat betapa berharganya kamu di masyarakat. Rasa syukur atas apa yang kamu miliki dan untuk mengalahkan pikiran negatif tentang masa lalu.

6. Maafkan Orang Lain dan Diri Sendiri

Ini merupakan hal terpenting untuk move on dari masa lalu. Kamu mungkin tidak perlu membiarkan orang itu kembali ke dalam hidupmu, tetapi membawa kebencian terus menerus adalah racun. Kemudian, maafkanlah diri sendiri atas peristiwa menyakitan tersebut. Mungkin kamu memiliki tanggung jawab untuk dipikul, tetapi ini bukan berarti kamu adalah orang yang jahat atau tidak pantas untuk bahagia.

 

Belajarlah dari masa lalu yang pernah menyakitimu dan bersumpah untuk berbuat lebih baik di masa depan, karena setiap orang berhak untuk bahagia dan menjadi lebih baik tidak peduli seperti apa masa lalunya.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email