Menghalalkan Segala Cara Demi Engagement

Posting Komentar

Beberapa waktu yang lalu, tim saya ada yang nanya gini ke saya :

"Seberapa penting engagement sebuah konten menurut bapak?"

Saya pun menjawab dengan santai menggunakan jawabaan ala konsultan : "Tergantung".

  • Tergantung dari orientasinya si konten kreator itu siapa (why)
  • Tergantung dari isi kontennya seperti apa (what)
  • Tergantung dari cara memancing engagementnya kaya gimana (how)
  • Tergantung dari siapa sasaran audiensnya (who)


Jadi gini....

Membuat sebuah konten dengan fokus kepada engagement is okay.

Karena salah satu matriks yang bisa dipakai untuk menjadi tolak ukur keberhasilan dari segi jangkauan sebuah postingan adalah engagement.

Engagement tinggi >>>>> Reach lebih banyak audiens.

Yang Not Okay adalah : 

  • Kita sebagai leader membatasi ruang kreativitas tim untuk mencoba sesuatu yang baru dengan alasan "engagement".
  • Kita tidak memberikan value kepada audiens yang mengkonsumsi konten tersebut.
  • Menggunakan click-bait dengan isi konten ampas yang tidak relevan.
  • Begitu mendewakan engagement hinga lupa tujuan awal kita bikin konten itu apa.

Yuk belajar memanusiakan manusia. Jangan jadi hamba algoritma.

Content by heyaaronblenda

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email