Biksu Bimek "FakBoy Yang Sadboy: Cintanya Kandas di Jok Supra"

1 komentar

"Hanya karena dia gak naik supra bukan berarti dia lebih kaya" Itulah yang dia percaya oleh sang biksu bimek, dia mendapatkan kata - kata ini dari orang yang sangat luar biasa yaitu Kaisar Kertanegara Sang Penghianat yang selalu tampil mempesona dan idaman para wanita.

Memang benar perkataan itu ada benarnya juga, dan faktanya kadang benar, kadang tidak, tergantung siapa yang melihat dan tergantung kenyataan hidupnya.

Tapi sialnya cewe yang dia pacari adalah lonte matre yang pernahku tiduri, aku tak mengatakan fakta ini ke bimek, ku pikir cewe itu sudah berubah dan menjadi cewe baik - baik, karena saat kutiduri tuh cewe, itu adalah 3 tahun yang lalu. 3 tahun adalah waktu yang lama jika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda dan keadaan yang berbeda. 3 tahun adalah waktu yang cukup untuk manusia berubah dan bertobat.

Jadi pikirku ini sudah menjadi cewe baik - baik, di sudut pandang bimek pun, dia berfikir cewe itu seorang ukhti, mereka berpacaran adem ayem, seperti pasangan pada umumnya, terlihat saling mencintai, romantis sekali, kadang bikin iri.

Satu hal yang tak ku sangka dan membuatku yakin cewe itu telah berubah, dan menjadi pasangan yang pas untuk bimek, karena mereka berdua terlihat religius, toxic, dan ngesara bareng, mereka ikut pengajian, dan mengina berbagai agama bareng, sungguh pasangan yang absrud. Dan mereka pun rajin ibadah kadang pergi ke masjid, gereja, pura, vihara, bahkan klenteng.

Tapi kisah mereka tak bertahan lama, suatu ketika pulang dari Coffe Shop-ku, biasa mereka meminta harga teman, mereka pulang menggunakan motor supra butut dengan keadaan motor yang mengenaskan, ya maklumlah ini motor peninggalan kakeknya, mereka melewati jalan yang berlubang, dengan kondisi ban motor yang hamil 7 bulan.

Tiba - tiba terdengar suara DUARRRRRR, ban pun meledak, terpaksalah mereka menuntun, karena si cewe lelah, mereka pun ribut di jalan, baku hantam pun tak terelakan, tiba - tiba datanglah si Fadhil Bedul Isnaeni anak Pak Somad penjual bakso yang biasa keliling depan komplek perumahan gua, rasa baksonya lumayan enak, gua kalo beli selalu bilang temen si fadhil auto dapat diskon.

Si Fadhil Bedul Isnaeni itu burik, di bawah standarlah, tapi dia naik KLX. Sebenarnya dia juga teman tongkrongan Bimek juga di Coffe Shop-ku. Tapi ternyata dia juga menyimpan rasa ke cewe bimek, dia otomatislah memberikan tumpangan ke cewe bimek, tentu saja bimek marah, tapi cewenya malah memaki, akhirnya dia mengalah pasrah.

Gara - gara kejadian tersebut hubungan bimek dan pacarnya jadi renggang, bimek sering murung, playlist lagunya selalu Generasi Galau dan Lagu Lagu Galau Bahasa Jawa atau Sobat Ambyar, dan tentu saja dia mendengarkannya di Spotify versi MOD.

Cewenya menjauh sulit di ajak nongkrong, dia ajak main, hingga chat pun ga dibalas, ternyata cewenya sekarang lagi dekat sama si bedul, suatu ketika di jalan kumboro, si bimek melihat si cewenya lagi jalan bareng Bedul, mereka terlihat mesra, peluk - pelukan, otomatis bimek ngamuk, dan baku hantampun tak terelakan, ini adalah tontonan yang menarik.

Karena si Bedul kalah di pukulin bimek, dan cewe tersebut marah - marah ke bimek, dan bimek di putusin di depan banyak orang, dan di depan kacang cilok, sambil di hina - hina motor supra bututnya. Udah di putusin, harga dirinya juga hancur total.

Dia jatuh dan menangis, dan tak bisa bangkit kembali, untung saat itu aku disana, ku tariklah dia, ku antar dia kerumah, dia mengurung diri di kamar selama 3 hari.

Setelah 3 hari dia keluar, auto burik, frustasi, depresi, dan dia jadi benci wanita, tiap melihat wanita marah - marah, tapi sekarang udah engga setelah dia berkonsultasi kepada Kaisar Kertanegara.

Tapi efeknya dia jadi suka war, bikin keributan, jadi atheis online, dan suka ngesara, toxic luar biasa, ya itulah kisahnya.

Biodata Singkat Biksu Bimek :

Nama                   : Bima Irdianto
Nama Panggilan : Biksu Bimek
Alamat                 : Bekasi

Related Posts

1 komentar

Posting Komentar

Follow by Email